Minggu, 08 Mei 2016

SMAN 1 JATITUJUH

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN 2015



1. INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2015-2016.

- Pendaftaran Calon Peserta Didik Baru (PDB) Non-Akademik dilaksanakan mulai tanggal 15 Juni 2015 sampai dengan tanggal 20 Juni 2015.

- Pendaftaran Calon Peserta Didik Baru (PDB) Akademik dilaksanakan mulai tanggal 29 Juni sampai dengan tanggal 4 Juli 2015.

- Layanan pendaftaran dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB


2. Persyaratan Calon Peserta Didik

2.1. Telah LULUS dan memiliki ijazah SMP/MTs/Program Paket B.
2.2. Berusia paling tinggi 21 (duapuluh satu) tahun pada awal tahun pelajaran baru 2015 / 2016.


3. Persyaratan administrasi pendaftaran


3.1. Jalur non-akademis
3.1.1. Fotocopy Akte Kelahiran.
3.1.2. SKHUN atau Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional.
3.1.3. Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak Orang Tua/Wali (format disediakan sekolah, contoh format terlampir).
3.1.4. Khusus Calon Peserta Didik Jalur Non-Akademik untuk afirmasi warga masyarakat tidak mampu/yatim/yatim piatu, masyarakat yang meiliki MoU/dilindungi undang-undang yang berlaku :
3.1.4.1. Menyerahkan Surat Keterangan tidak mampu dari pejabat yang berwenang.
3.1.4.2. Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak pejabat yang menerbitkan surat keterangan (format disediakan sekolah, contoh format terlampir).
3.1.4.3. Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak Orang Tua/Wali (format disediakan pihak sekolah, contoh format terlampir). 
3.1.5. Khusus Calon Peserta Didik Jalur Non-Akademik untuk apresiasi prestasi siswa :
3.1.5.1. Menyerahkan fotocopy Sertifikat penghargaan yang dilegalisasi oleh Pejabat terkait.
3.1.5.2. Menyerahkan Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak dari Pimpinan Lembaga yang mengeluarkan Sertifikat (format disediakan sekolah, contoh format terlampir).

3.2. Jalur akademis
3.2.1. SKHUN SMP/MTs, atau Ijazah paket B.
3.2.2. Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak yang dibuat Orang Tua/Wali (format disediakan sekolah, contoh format terlampir).

3.3. Tata Cara Pendaftaran
3.3.1. Pendaftaran bisa dilakukan oleh Orang Tua/Wali atau secara kolektif oleh sekolah asal, dengan membawa kelengkapan syarat-syarat yang ditentukan.
3.3.2. Calon Peserta Didik yang sudah mendaftar tidak dibenarkan mengubah pilihan satuan pendidikan yang menjadi pilihannya.

06 April 2013

ISTIGOSAH 2013 SMAN 1 JATITUJUH

Dalam rangka menyambut Ujian Nasional 2013, seluruh warga SMA Negeri 1 Jatitujuh mengikuti kegiatan Istigosah bersama, berdoa memohon kepada Allah SWT agar dilancarkan semua kegiatan Unas yang akan datang.






29 Januari 2013

JADWAL SOSIALISASI KAMPUS

Assalamualaikum, Pengumuman, untuk semua Perguruan Tinggi / Universitas yang mau sosialisasi ke SMAN 1 Jatitujuh kami kasih waktu tgl 01 s/d 09 Pebruari 2013 dan harus terdaftar di sekolah.
Informasi contak person : 081320778924 (Hj. FATIMAH, S.Pd.MM.Pd.)
Wassalamu'alaikum.

ttd.
Wakasek HUMAS

mengetahui
Wakasek Kurikulum

05 Desember 2012

SIAPKAN DIRIMU

Tinggal menghitung hari bagi anak-anak kelas X, XI, dan XII untuk mengikuti kegiatan Ujian Akhir Semester Ganjil tahun pelajaran 2012/2013 di SMA Negeri 1 Jatitujuh.

Untuk itu persiapkanlah segala hal yang menyangkut dalam kegiatan UAS tersebut, belajarlah yang rajin dan jangan lupa untuk selalu berdo'a dan meminta do'a nya kepada orang tua kita.

Satuhal yang sangat penting dalam menunjang kegiatan UAS ini adalah agar segera membereskan segala administrasi yang menyangkut dengan kelancaran KBM.

08 Februari 2012

KEGIATAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2011 / 2012



1. PENGAYAAN TANGGAL 9 FEBRUARI 2012 SAMPAI DENGAN 14 APRIL 2012.
2. PRA UNAS TANGGAL 20 FEBRUARI 2012.
3. PRA UNAS II TANGGAL 1 MARET 2012.
4. UJIAN SEKOLAH TANGGAL 12-17 MARET 2012.
5. UJIAN PRAKTEK TANGGAL 19-24 MARET 2012.
6. MID TEST TANGGAL 19-24 MARET 2012.
7. UNAS TANGGAL 16-19 APRIL 2012.
8. PERPISAHAN KELAS XII TANGGAL 21 MEI 2012.
9. UKK (UJIAN KENAIKAN KELAS) TANGGAL 11-15 JUNI 2012.
10. PEMBAGIAN RAPORT TANGGAL 23 JUNI 2012.
11. LIBUR SEMESTER TANGGAL 25 JUNI – 14 JULI 2012.

24 Januari 2012

PEMIMPIN YANG TEGAS


Sosok dari kepemimpinan sekarang, Bapak Drs. H. Komaruddin. HS. telah membuktikan dari awal akan 'ketegasan' nya kepada warga sekolah agar bisa lebih disiplin lagi, terutama untuk disiplin waktu. Beliau menerapkan kedisiplinan secara dini adalah merupakan sebuah pelajaran pertama untuk bagaimana bisa membangun diri sendiri dari mulai hal yang terkecil, ini terbukti ketika beliau hadir di tengah-tengah lingkungan sekolah, dan menerapkan tata tertib tersebut. Mulanya beliau berasal dari SMAN Sindangwangi, beliau masuk pada sekolah yang baru berdiri, dan sekitar 2,5 tahun beliau sudah bisa membangun fasilitas sekolah yang begitu bagus. Dan ini pun akan diterapkan beliau pada sekolah kita, semoga kedepannya kita akan jauh lebih maju lagi dari kepemimpinan Drs. H. Komaruddin. HS.

17 November 2011

MENUNGGU AYAH BARU

Setelah terlepasnya masa pensiun Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Jatitujuh, sekarang ibarat sebuah keluarga kami menantikan sosok 'AYAH' yang baru di SMA Negeri 1 Jatitujuh ini, dengan harapan agar ada orang yang bisa memberikan arahan demi terciptanya lingkungan sekolah yang nyaman seperti hari-hari sebelumnya.

Kini tinggal menunggu siapakah calon 'Ayah' yang baru itu, tersebar isu akan ada pengganti dari Pak Drs. Endang SJS ini yaitu Pak. H, Komarudin, kemarin beliau ada ke sekolah untuk sekedar menengok 'calon rumah' baru nya. Sebelumnya SMAN 1 Jatitujuh masih di jabat PLH oleh Kepala SMAN 1 Jatiwangi, Drs. Ari Otara.

Semoga saja nanti akan ada suatu perubahan ke arah yang lebih baik lagi untuk SMA Negeri 1 Jatitujuh dalam segala bidang yang ada di bawah pimpinan kepala sekolah yang baru.

14 September 2011

PERSIAPAN MILAD SMAN 1 JATITUJUH

Tidak terasa usia SMA Negeri 1 Jatitujuh sekarang sudah menginjak usia 17 tahun, jika di ibaratkan seorang manusia, umur 17 itu adalah masa nya 'beger', mudah-mudahan dengan usia yang 17 ini, SMA Negeri 1 Jatitujuh semakin memberikan dan membuat siswa/siswi nya menjadi apa yang di harapkan oleh orang tua.

Dalam kesempatan ini, SMA Negeri 1 Jatitujuh akan menyelenggarakan kegiatan sepekan bazzar untuk memeriahkan acara Milad SMA Negeri 1 Jatitujuh yang ke 17, acara ini bekerjasama dengan para Alumnus lulusan SMA Negeri 1 Jatitujuh, yang mana kegiatan ini akan diformat sebaik mungkin, agar suasana nya tidak monoton seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pada acara ini, akan mengadakan serangkaian kegiatan yang berupa Perlombaan Futsal tingkat SLTP, baca puisi tingkat SLTP, Volley Ball Putra tingkat SLTP, lomba menggambar dan mewarnai tingkat TK, lomba Pildacil tingkat SD, dan yang terakhir lomba antar kelas (khusus siswa/siswi SMA).

Semoga acara ini bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana. Amiin...

07 Mei 2011

PENERIMAAN SISWA BARU




Bagi siswa / siswi SMP/MTs yang berminat untuk mendaftarkan dirinya ke SMAN 1 Jatitujuh, silahkan datang langsung ke sekolah dan menghubungi ke panitia PSB.

03 Mei 2011

INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU

SYARAT PENDAFTARAN PSB 2011/2012.

A. SYARAT UMUM :
- USIA SETINGGI-TINGGINYA 21 TAHUN (pada waktu pendaftaran);
- LULUSAN / TAMATAN SMP / MTs / PROGRAM PAKET B;

B. SYARAT KHUSUS :
1. Pendaftaran Awal ( tanggal 15 Mei s/d 20 Juni 2011)
a. Mengisi / Menyerahkan Formulir Pendaftaran (Format 1) yang disediakan ;
b. Menyerahkan SKHUN / STK (asli);
c. Menyerahkan Fotocopy SKHUN / STK yang telah di legalisir (sebanyak 2 lembar);
d. Menyerahkan Fotocopy STTB / Ijazah yang telah di legalisir (sebanyak 2 lembar);

2. Pengumuman diterima calon siswa menjadi siswa :
Tanggal 02 Juli 2011 tempat di SMA Negeri 1 Jatitujuh dan bagi pendaftar kolektif di sekolah asal;

3. Pendaftaran ulang di mulai pada tanggal 04 - 06 Juli 2011 :

SETELAH CALON SISWA MENJADI SISWA :
a. Menyerahkan Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Sekolah bagi lulusan 2010/2011, dan bagi lulusan tahun sebelumnya dari POLSEK setempat (asli) ;
b. Menyerahkan fotocopy akte kelahiran (sebanyak 2 lembar);
c. Menyerahkan Surat Kesehatan dari dokter pemerintah / puskesmas (asli);
d. Menyerahkan Format 6 dan Model M yang disediakan oleh panitia ;

4. KHUSUS CALON SISWA BERPRESTASI :
Bagi calon siswa yang berprestasi / Juara I (satu) tingkat Kabupaten pada waktu sekolah asal dalam bidang : Olahraga, Kesenian, Keagamaan, dan Ekstrakurikuler dengan menunjukkan Surat Penghargaan / Piagam bisa di pertimbangkan lolos dalam penyeleksian selain dengan SKHUN.

5. FORMULIR PENDAFTARAN (FORMAT 1) BISA DI AMBIL PADA PANITIA (JAM KERJA 07.00-14.00);

6. KETERANGAN LEBIH LANJUT BISA DI TANYAKAN PADA PANITIA ATAU KE BAGIAN TATA USAHA SETIAP HARI KERJA (JAM KERJA 07.00-14.00);








YUDIANTO19CENCER

MAKALAH LAPORAN KUNJUNGAN KE D.I YOGYAKARTA




MAKALAH LAPORAN KUNJUNGAN KE D.I YOGYAKARTA




Laporan Kunjungan ke 
 D.I Yogyakarta



DI SUSUN OLEH:

Kelompok 9


 

SMAN 1JATITUJUH




 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan kasih‐Nya, atas anugerah hidup dan kesehatan yang telah saya terima, serta petunjuk‐Nya sehingga memberikan kemampuan dan kemudahan bagi saya dalam penyusunan karya tulis ini.
Didalam karya tulis ini saya selaku penyusun hanya sebatas ilmu yang bisa saya sajikan,sebagai laporan kunjungan Study Tour ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Dimana didalamnya saya sajikan beberapa hal yang bisa kita pelajari khususnya tempat – tempat wisata yang ada di jogja yang indah dan menawan.
Saya menyadari bahwa keterbatasan pengetahuan dan pemahaman saya tentang kota Yogyakarta, menjadikan keterbatasan saya pula untuk memberikan penjabaran yang lebih dalam tentang masalah ini,oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan karya tulis ini.
Harapan saya, semoga karya tulis ini membawa manfaat bagi kita, setidaknya untuk sekedar membuka cakrawala berpikir kita tentang kota Yogyakarta.
Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan ini. Terutama kepada rekan satu kelompok atas kerjasamanya.dan guru bahasa Indonesia yang telah membimbing dalam penyusunan karya tulis ini.
Jakarta, Agustus 2012
Penyusun

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR …………………………………………………………… i
DAFTAR ISI……………………………………………………………………… ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang …………………………………………………………….. 1
B.     Perumusan Masalah……………………………………………………..…. 1-2
C.     Tujuan Kunjungan………………………………………………………..… 2
D.    Manfaat Kunjungan………………………………………………..……….. 2

BAB II LAPORAN HASIL KUNJUNGAN KE JOGYAKARTA
A.  Diyeng……………………………………………………………………..3-4
B.    Parangtritis…………………………………………………………..………  4-17
C.     Malioboro……………………………………………………………..……. 17-18
D.    Borobudur…………………………………………………………...……… 18-26
E.     Universitas gajah mada………………………………………………………
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan………………………………………………………………….. 27
B.     Saran………………………………………………………………………… 27

LAMPIRAN-LAMPIRAN GAMBAR…………………………………………… 28


------------------------------------------------------------------------------------------------------------



BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Daerah istimewa yogyakarta atau yang lebih dikenal dengan nama jogja,merupakan kota yang terkenal dengan sejarah dan warisan budayanya.
Yogyakarta merupakan pusat kerajaan mataram,dan sampai saat ini masih ada keraton yang masih berfungsi dalam arti sesungguhnya.jogja juga memiliki banyak candi yang berusia ribuan tahun yang merupakan peninggalan kerajaan besar zaman dahulu,salah satunya adalah candi borobudur yang dibangun pada abad ke 9 olehdinasti syailendra,sedangkan arsitek dari candi tersebut adalah gunadharma.
Pegunungan,pantai-pantai,hamparan sawah yang hijau dan udara yang sejuk menghiasi keindahan kota jogja.masyarakat jogja hidup dengan damai dan mempunyai keramahan yang khaas.coba kita berkeliling desa,kita pasti akan mendapat senyuman dansapaan yang hangat dari para penduduk sekitar.
Suasana seni yang begitu terasa di jogja.malioboro yang merupakan urat nadi jogja dibanjiri barang-barang kerajinana dari segenap penjuru. Para pengayuh becakpun siap mengantarkan kita mengelilingi tempat-tempat pariwisata.
Tak ayal bila kota jogja sangat terkenal dan merupakan salah satu tujuan utama para wisatawan mancanegara,untuk berlibur dan mengabiskan sisa waktu istirahatnya di jogja.
B. RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimana sejarah kota jogjakarta?
2.      Mengapa Jogjakarta sangat terkenal dimata regional maupun internasional?
3.      Apa yang mempengaruhi kota jogjakarta sebagai salah satu icon indonesia?
4.      Dimana saja tempat-tempat pariwisata yang sering dikunjungi para wisatawan?
5.      Kenapa kota Jogjakarta dikatakan sebagai kota pariwisata?
6.      Mengapa jogjakarta disebut juga sebagai kota pendidikan?
7.      Kapan Borobudur diresmikan sebagai keajaiban dunia?
8.      Apa saja kekuatan alam yang berada di Jogjakarta?
9.      Mengapa kota jogjakarta tetap mempertahankan nilai-nilai kebudayaannya?
10.  Mengapa di kota jogjakarta terdapat banyak candi?
11.  Usaha apa saja yang dilakukan untuk tetap mempertahankan kota jogjakarta?
12.  Bagaimana cara untuk  menjaga kota wisata ini agar tetap utuh?

C. Tujuan Kunjungan
Tujuannya adalah untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang tidak diajarkan di sekolah,mengetahui tempat-tempat wisata yang ada di jogja, dan dapat mengetahui seluk beluk tempat-tempat wisata yang ada di jogja.
E. Manfaat Kunjungan
Manfaat dari kunjungan ke Yogja sangat banyak antara lain  :
1.      menambah ilmu pengetahuan, wawasan yang umum dan luas.
2.      mengenal tempat-tempat wisata di jogja yang indah dan dipelihara di Indonesia.
3.      mengetahui asal usul dari tempat-tempat wisata di jogja.
4.      mempererat keakraban dengan teman satu sekolah.
5.      kebersamaan yang sangat erat dan kerjasama antar kelompok.

Dengan demikian diselenggarakannya kunjungan ke jogja sangat bermanfaat.


 -------------------------------------------------------------------------------------------
BAB II
Laporan Hasil Kunjungan Ke Yogyakarata
A. Candi Arjuna
Candi Arjuna. Candi ini mirip dengan candi-candi di komples Gedong Sanga. Berdenah dasar persegi dengan luas sekitar ukuran sekitar 4 m2. Tubuh candi berdiri diatas batur setinggi sekitar 1 m. Di sisi barat terdapat tangga menuju pintu masuk ke ruangan kecil dalam tubuh candi. Pintu candi dilengkapi dengan semacam bilik penampil yang menjorok keluar sekitar 1 m dari tubuh candi. Di atas ambang pintu dihiasi dengan pahatan Kalamakara.
Pada dinding luar sisi utara, selatan dan barat terdapat susunan batu yang menjorok ke luar dinding, membentuk bingkai sebuah relung tempat arca. Bagian depan bingkai relung dihiasi dengan pahatan berpola kertas tempel. Bagian bawah bingkai dihiasi sepasang kepala naga dengan mulut menganga. Di bagian atas bingkai terdapat hiasan kalamakara tanpa rahang bawah. Pada dinding di kiri dan kanan ambang pintu bangunan utara terdapat relung tempat meletakkan arca. Saat ini kedua relung tersebut dalam keadaan kosong.
Pada dinding di sisi selatan, barat dan utara terdapat relung tempat meletakkan arca. Ambang relung diberi bingkai dengan hiasan pola kertas tempel dan Kalamakara di atasnya. Kaki bingkai dihiasi dengan pahatan kepala naga dengan mulut menganga. Tepat di pertengahan dinding di bawah relung terdapat jaladwara (saluran air).
Atap candi berbentuk kubus bersusun, makin ke atas makin mengecil. Bagian atas dan puncak atap sudah hancur. Di setiap sisi masing-masing kubus terdapat relung dan di setiap sudut terdapat hiasan berbentuk seperti mahkota bulat berujung runcing. Sebagian besar hiasan tersebut sudah rusak.
Di tengah ruangan di dalam tubuh candi terdapat yang tampak seperti sebuah yoni. Di sudut luar, menempel pada dinding belakang candi terdapat arca yang sudah rusak.
b. Candi Srikandi
Candi ini terletak di utara Candi Arjuna. Batur candi setinggi sekitar 50 cm dengan denah dasar berbentuk kubus. Di sisi timur terdapat tangga dengan bilik penampil.
Pada dinding utara terdapat pahatan yang menggambarkan Wisnu, pada dinding timur menggambarkan Syiwa dan pada dinding selatan menggambarkan Brahma. Sebagian besar pahatan tersebut sudah rusak. Atap candi sudah rusak sehingga tidak terlihat lagi bentuk aslinya.

1.Telaga warna yang elok di mata
Sebuah telaga yang sering memunculkan nuansa warna merah, hijau, biru, putih, dan lembayung, Telaga Pengilon, yang letaknya bersebelahan persis dengan Telaga Warna, uniknya warna air di telaga ini bening seperti tidak tercampur belerang. Keunikan lain adalah yang membatasi Telaga Warna dengan Telaga Pengilon hanyalah rerumputan yang terbentuk seperti rawa kecil. Telaga Merdada, adalah merupakan yang terbesar di antara telaga yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Airnya yang tidak pernah surut dijadikan sebagai pengairan untuk ladang pertanian. Bahkan Telaga ini juga digunakan para pemancing untuk menyalurkan hobi atau juga wisatawan yang sekadar berkeliling dengan perahu kecil yang disewakan oleh penduduk setempat.
3. Kawah sikidang yang penuh bau belerang yang menyengat
Sikidang adalah kawah di DTD yang paling populer dikunjungi wisatawan karena paling mudah dicapai. Kawah ini terkenal karena lubang keluarnya gas selalu berpindah-pindah di dalam suatu kawasan luas. Dari karakter inilah namanya berasal karena penduduk setempat melihatnya berpindah-pindah seperti kijang (kidang dalam bahasa Jawa).
C. Malioboro
Malioboro adalah jalan yang di penuhi oleh pedagang yang menjual buah tagan Khas Yogyakarta. Di malioboro juga banyak menjual barang-barang Tradisional seperti blankon , batik dan lain lain.
Dan juga banyak yang menjual makanan makanan khas Jogja seperti Bakpia gudeg dll . yang harganya murah murah.
Malioboro beda dengan perbelanjaan di kota lainnya karena pasarnya terletak di sepanjang trotoar yang panjangnya 2 KM. dan banyak pedagang kaki lima berjualan disana..
B. Pantai Parangtritis
Parangtritis, adalah sebuah tempat pariwisata berupa pantai pesisir Samudra Hindia yang terletak kurang lebih 25kilometer sebelah selatan kota Yogyakarta. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung – gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut oleh orang-orang sekitar  gumuk.
Pantai Parangtritis merupakan pantai yang penuh mitos, diyakini merupakan perwujudan dari kesatuan trimurti yang terdiri dari Gunung Merapi, Kraton Yogyakarta dan Parangtritis. Pantai ini juga diyakini sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga sesaat setelah selesai menjalani pertapaan. Dalam pertemuan itu, Senopati diingatkan agar tetap rendah hati sebagai penguasa meskipun memiliki kesaktian.
Sejumlah pengalaman wisata bisa dirasakan di pantai ini. Menikmati pemandangan alam tentu menjadi yang paling utama. Pesona alam itu bisa diintip dari berbagai lokasi dan cara sehingga pemandangan yang dilihat lebih bervariasi dan anda pun memiliki pengalaman yang berbeda. Bila anda berdiri di tepian pantainya, pesona alam yang tampak adalah pemandangan laut lepas yang maha luas dengan deburan ombak yang keras serta tebing-tebing tinggi di sebelah timurnya.
Untuk menikmatinya, anda bisa sekedar berjalan dari arah timur ke barat dan memandang ke arah selatan. Selain itu, anda juga bisa menyewa jasa bendi yang akan mengantar anda melewati rute serupa tanpa lelah. Ada pula tawaran menunggang kuda untuk menjelajahi pantai. Biayanya, anda bisa membicarakan dengan para penyewa jasa.
Tapi sayang saat kami pergi kesana hanya waktu pagi hari,jadi kami tidak bisa secara langsung menikmati indahnya pantai parangtritis,yang konon katanya suasana disana sangat indah dan menarik untuk dinikmati.ditambah adanya angkringan yang menjual berbagai minuman dan makanan yang bisa menghangatkan tubuh kita.

C.  Malioboro
Kawasan Malioboro sebagai salah satu kawasan wisata belanja andalan kota Jogja, ini didukung oleh adanya pertokoan, rumah makan, pusat perbelanjaan, dan tak ketinggalan para pedagang kaki limanya. Untuk pertokoan, pusat perbelanjaan dan rumah makan yang ada sebenarnya sama seperti pusat bisnis dan belanja di kota-kota besar lainnya, yang disemarakan dengan nama-merk besar dan ada juga nama-nama lokal.
Barang yang diperdagangkan dari barang import maupun lokal, dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan barang elektronika, mebel dan lain sebagainya. Juga menyediakan aneka kerajinan, misal batik,

D. Universitas gajah mada
Kami datang di UGM pukul 10.00 waktu setempat. Cuaca panas tapi kami semangat untuk mengikuti perjalan study tour tersebut, di UGM  ada banyak fakultas, biologi, farmasi dan hokum. Tapi selebihnya masih bayak lagi, kami di sana di bombing masuk ke segetarium atau aula di berika petunjuk untuk masuk kuliah ke UGM. 183,36 hektar ini awalnya adalah tanah milik Kraton Yogyakarta. Sri Sultan HB IX menghibahkannya untuk UGM. Sebelumnya, proses belajar-mengajar dilakukan di Pagelaran, gedung yang juga milik Keraton Yogyakarta. Gedung yang pertama kali dibangun di lingkungan ini adalah Gedung Pusat (Balairung).
        Menurut Master Plan UGM yang dibuat pada tahun 1984, kawasan UGM terbagi menjadi 11 zone, yaitu zone pusat (13,07 ha), zone sosial humaniora (11,56 ha), zone pertanian (28,6 ha), zone kedokteran (1,71 ha), zone teknik dan MIPA (39,70 ha), zone pelayanan sosial (10,70 ha), zone perumahan timur (10,67 ha), zone perumahan barat (1,57 ha), zone olah raga (11,6 ha), zone rumah sakit (11,6 ha) dan daerah di sebelah utara agro (3,5 ha).
Keseluruhan tanah itu kini sudah resmi berstatus milik UGM, setelah dilakukan sertifikasi tanah secara resmi sejak tahun 1960.

 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BAB III
Penutup
A. Kesimpulan
maka dapat disimpulkan bahwa tempat-tempat pariwisata yang ada di jogja itu sangat banyak,dan kita harus senantiasa menjaga serta merawatnya agar tetap asri seperti aslinya.agar menarik para wisatawan untuk berlibur ke jogja.
Selain itu,kota jogja yang menawan itu tidak harus kita tambahkan dengan budaya-budaya barat yang kita rasa sangat bagus atau trend.tapi justru itu salah,kita harus tetap menjaga budaya asli  jogja itu sendiri agar mempunyai keaslian yang khas dimata dunia.
Jogja merupakan salah satu kota favorit para wisatawan untuk berlibur dan menghabiskan sisa waktu istirahatnya di tempat-tempat wisata yang ada di jogja.walaupun banyak cerita-cerita mistis  yang beredar di masyarakat luas,para wisatawan tetap antusias menikmati tempat-tempat pariwisata yang ada di jogja.
B. Saran
Kami menyadari bahwa dalam pembuatan karya tulis ini banyak ditemui kesulitan, oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik agar kami dapat menyempurnakan karya tulis ini.
Demikianlah Kesimpulan dan saran dalam pembuatan karya tulis ini. Dalam pembuatan karya tulis ini banyak sekali kekurangan-kekurangan, untuk itu  penulis sebagai manusia biasa mohon maaf atas segala keurangan dan kekhilafan. Semoga karya tulis ini
bermanfaat bagi kita semua.













yudianto19cencer




Minggu, 17 Januari 2016

Asal Usul Sejarah Candi Borobudur


Asal Usul Sejarah Candi Borobudur

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang
yang letaknya sebelah selatan + 15 km sebelah selatan kota Magelang dataran kedu yang berbukit hampir seluruhnya di kelilingi pegunungan, pegunungan yang mengelilingi Candi Borobudur di antaranya di sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi Barat, Laut Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.

Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga 婆羅浮屠 (Hanyu Pinyin: pó luó fú tú) dalam bahasa Mandarin.

ASAL USUL SEJARAH SINGKAT CANDI BOROBUDUR
WAKTU DIDIRIKAN
Banyak buku – buku sejarah yang menuliskan tentang Candi Borobudur akan tetapi kapan Candi Borobudur itu di dirikan tidaklah dapat di ketahui secara pasti
namun suatu perkiraan dapat di peroleh dengan tulisan singkat yang di pahatkan di atas pigura relief kaki asli Candi Borobudur ( Karwa Wibhangga )
menunjukan huruf sejenis dengan yang di dapatkan dari prasati di akhir abad ke – 8 sampai awal abad ke – 9
dari bukti – bukti tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di dirikan sekitar tahun 800 M.

Kesimpulan tersebut di atas itu ternyata sesuai benar dengan dengan kerangka sejarah Indonesia pada umumnya dan juga sejarah yang berada di daerah jawa tengah pada khususnya
periode antara abad ke – 8 dan pertengahan abad ke – 9 di terkenal dengan abad Emas Wangsa Syailendra
kejayaan ini di tandai di bangunnya sejumlah besar candi yang di lereng – lereng gunung kebanyakan berdiri khas bangunan hindu sedangkan yang bertebaran di dataran – dataran adalah khas bangunan Budha tapi ada juga sebagian khas Hindu

Dengan demikian dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di bangun oleh wangsa Syailendra yang terkenal dalam sejarah karena karena usaha untuk menjunjung tinggi dan mengagungkan agama Budha Mahayana.

Tahap Pembangunan Borobudur
* Tahap pertama
Masa pembangunan Borobudur tidak diketahui pasti (diperkirakan antara 750 dan 850 M). Pada awalnya dibangun tata susun bertingkat. Sepertinya dirancang sebagai piramida berundak. tetapi kemudian diubah. Sebagai bukti ada tata susun yang dibongkar.
* Tahap kedua
Pondasi Borobudur diperlebar, ditambah dengan dua undak persegi dan satu undak lingkaran yang langsung diberikan stupa induk besar.
* Tahap ketiga
Undak atas lingkaran dengan stupa induk besar dibongkar dan dihilangkan dan diganti tiga undak lingkaran. Stupa-stupa dibangun pada puncak undak-undak ini dengan satu stupa besar di tengahnya.
* Tahap keempat
Ada perubahan kecil seperti pembuatan relief perubahan tangga dan lengkung atas pintu.

PENEMUAN KEMBALI
Borobudur yang menjadi keajaiban dunia menjulang tinggi antara dataran rendah di sekelilingnya.

Tidak akan pernah masuk akal mereka melihat karya seni terbesar yang merupakan hasil karya sangat mengagumkan dan tidak lebih masuk akal lagi bila di katakan Candi Borobudur pernah mengalami kerusakan

Memang demikian keadaannya Candi Borobudur terlupakan selama tenggang waktu yang cukup lama bahkan sampai berabad – abad bangunan yang begitu megahnya di hadapkan pada proses kehancuran.
Kira – kira hanya 150 tahun Candi Borobudur di gunakan sebagai pusat Ziarah, waktu yang singkat di bandingkan dengan usianya ketika pekerja menghiasi / membangun bukit alam Candi Borobudur dengan batu – batu di bawah pemerintahan yang sangat terkenal yaitu SAMARATUNGGA,
sekitar tahun 800 – an dengan berakhirnya kerajaan Mataram tahu 930 M pusat kehidupan dan kebudayaan jawa bergeser ke timur

Demikian karena terbengkalai tak terurus maka lama – lama di sana – sini tumbuh macam – macam tumbuhan liar yang lama kelamaan menjadi rimbun dan menutupi bangunannya.
Pada kira – kira abad ke – 10 Candi Borobudur terbengkalai dan terlupakan.

Baru pada tahun 1814 M berkat usaha Sir Thomas Stamford Rafles Candi Borobudur muncul dari kegelapan masa silam.
Rafles adalah Letnan Gubernur Jendral Inggris, ketika Indonesia di kuasai / di jajah Inggris pada tahun 1811 M –1816 M.

Pada tahun 1835 M seluruh candi di bebaskan dari apa yang menjadi penghalang pemandangan oleh Presiden kedua yang bernama Hartman,
karena begitu tertariknya terhadap Candi Borobudur sehingga ia mengusahakan pembersihan lebih lanjut,
puing –puing yang masih menutupi candi di singkirkan dan tanah yang menutupi lorong – lorong dari bangunan candi di singkirkan semua sehingga candi lebih baik di bandingkan sebelumnya.
Foto Pertama Candi Borobudur dari tahun 1873, bendera Belanda nampak pada stupa utama candi

PENYELAMATAN 1
Semenjak Candi Borobudur di temukan dimulailah usaha perbaikan dan pemugaran kembali bangunan Candi Borobudur
mula – mula hanya dilakukan secara kecil – kecilan serta pembuatan gambar – gambar dan photo – photo reliefnya.
Pemugaran Candi Borobudur yang pertama kali di adakan pada tahun 1907 M – 1911 M di bawah pimpinan Tuan Van erf dengan maksudnya adalah untuk menghindari kerusakan – kerusakan yang lebih besar lagi dari bangunan Candi Borobudur
Teras tertinggi setelah restorasi Van Erp

walaupun banyak bagian tembok atau dinding – dinding terutama tingkat tiga dari bawah sebelah Barat Laut, Utara dan Timur Laut yang masih tampak miring dan sangat mengkhawatirkan bagi para pengunjung maupun bangunannya sendiri namun pekerjaan Van Erp tersebut untuk sementara Candi Borobudur dapat di selamatkan dari kerusakan yang lebih besar.

Mengenai gapura – gapura hanya beberapa saja yang telah di kerjakan masa itu telah mengembalikan kejayaan masa silam,
namun juga perlu di sadari bahwa tahun – tahun yang di lalui borobudur selama tersembunyi di semak – semak secara tidak langsung telah menutupi dan melindungi dari cuaca buruk yang mungkin dapat merusak bangunan Candi Borobudur,
Van Erp berpendapat miring dan meleseknya dinding – dinding dari bangunan itu tidak sangat membahayakan bangunan itu,
Pendapat itu sampai 50 tahun kemudian memang tidak salah akan tetapi sejak tahun 1960 M pendapat Tuan Van erf itu mulai di ragukan dan di khawatirkan akan ada kerusakan yang lebih parah

PEMUGARAN CANDI BOROBUDUR
Pemugaran Candi Borobudur di mulai tanggal 10 Agustus 1973
prasati dimulainya pekerjaan pemugaran Candi Borobudur terletak di sebelah Barat Laut Menghadap ke timur
karyawan pemugaran tidak kurang dari 600 orang diantaranya ada tenaga – tenaga muda lulusan SMA dan SIM
bangunan yang memang diberikan pendidikan khususnya mengenai teori dan praktek dalam bidang Chemika Arkeologi ( CA ) dan Teknologi Arkeologi ( TA )

Teknologi Arkeologi bertugas membongkar dan memasang batu - batu Candi Borobudur sedangkan Chemika Arkeologi bertugas membersihkan serta memperbaiki batu – batu yang sudah retak dan pecah,
pekerjaan – pekerjan di atas bersifat arkeologi semua di tangani oleh badan pemugaran Candi Borobudur,
sedangkan pekerjaan yang bersifat teknis seperti penyediaan transportasi pengadaaan bahan – bahan bangunan di tangani oleh kontraktor
( PT NIDYA KARYA dan THE CONTRUCTION AND DEVELOPMENT CORPORATION OF THE FILIPINE ).

Bagian – bagian Candi Borobudur yang di pugar ialah bagian Rupadhatu yaitu tempat tingkat dari bawah yang berbentuk bujur sangkar sedangkan kaki Candi Borobudur serta teras I, II, III dan stupa induk ikut di pugar pemugaran selesai pada tanggal 23 Februari 1983 M di bawah pimpinan DR Soekmono dengan di tandai sebuah batu prasati seberat + 20 Ton.

Prasasti peresmian selesainya pemugaran berada di halaman barat dengan batu yang sangat besar di buatkan dengan dua bagian satu menghadap ke utara satu lagi menghadap ke timur
penulisan dalam prasasti tersebut di tanda tangani langsung oleh tenaga yang ahli dan terampil dari Yogyakarta yang bekerja pada proyek pemugaran Candi Borobudur.


Ikhtisar Waktu Proses Pemugaran Candiborobudur
* 1814 - Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Britania Raya di Jawa, mendengar adanya penemuan benda purbakala di desa Borobudur.
Raffles memerintahkan H.C. Cornelius untuk menyelidiki lokasi penemuan, berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.
* 1873 - monografi pertama tentang candi diterbitkan.
* 1900 - pemerintahan Hindia Belanda menetapkan sebuah panitia pemugaran dan perawatan candi Borobudur.
* 1907 - Theodoor van Erp memimpin pemugaran hingga tahun 1911.
* 1926 - Borobudur dipugar kembali, tapi terhenti pada tahun 1940 akibat krisis malaise dan Perang Dunia II.
* 1956 - Pemerintah Indonesia meminta bantuan UNESCO.
Prof. Dr. C. Coremans datang ke Indonesia dari Belgia untuk meneliti sebab-sebab kerusakan Borobudur.
* 1963 - Pemerintah Indonesia mengeluarkan surat keputusan untuk memugar Borobudur, tapi berantakan setelah terjadi peristiwa G-30-S.
* 1968 - Pada konferensi-15 di Perancis, UNESCO setuju untuk memberi bantuan untuk menyelamatkan Borobudur.
* 1971 - Pemerintah Indonesia membentuk badan pemugaran Borobudur yang diketuai Prof.Ir.Roosseno.
* 1972 - International Consultative Committee dibentuk dengan melibatkan berbagai negara dan Roosseno sebagai ketuanya.
Komite yang disponsori UNESCO menyediakan 5 juta dolar Amerika Serikat dari biaya pemugaran 7.750 juta dolar Amerika Serikat.
Sisanya ditanggung Indonesia.
* 10 Agustus 1973 - Presiden Soeharto meresmikan dimulainya pemugaran Borobudur; pemugaran selesai pada tahun 1984
* 21 Januari 1985 - terjadi serangan bom yang merusakkan beberapa stupa pada Candi Borobudur yang kemudian segera diperbaiki kembali.
Serangan dilakukan oleh kelompok Islam ekstremis yang dipimpin oleh Husein Ali Al Habsyi.
* 1991 - Borobudur ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO